Cerita Seks Mesum Ngentot Di Pinggir Pantai – Cerita Dewasa 2019

Diposting pada
loading...

Cerita Seks Mesum Ngentot Di Pinggir Pantai – Cerita Dewasa 2019 – Cerita Sexs – Dinding rumah mulai kusam, tandanya rumah harus segera ada perhatian.Ya plafon juga sudah ada sedikit ada sedikit kerusakan, ya lumyan lama rumah ini berdiri sekitar 5 tahun yang lalu.Suasanya halaman yang dulunya asri oleh bunga warna-warni kini seakan tiada lagi, hanya tersisa berbagi saja, bunga tulip, melati satu batang, bunga anggrek dan tante.

Cerita Seks Mesum Ngentot Di Pinggir Pantai - Cerita Dewasa 2019
Cerita Seks Mesum Ngentot Di Pinggir Pantai – Cerita Dewasa 2019

Cerita Seks Mesum Ngentot Di Pinggir Pantai

Semua itu adalah perkiraan yang tepat untuk segera mengingat rumah ku sebagai tempat kost, penghuninya biar nyaman yang “punya rumah kudu” ​​perhatian juga.Mengingat layanan itu dimana saja harus baik.

Aku Punya tempat kos-kosan, dengan menggunakan rumah sebagai tempat beristirihat untuk yang membutuhkan, Tapi dalam yang ku alami aku tidak pernah yakin ada kejadian yang mengesankan, ini ceritanya, Pertama kali aku mengenalnya adalah saat pulang dari Jakarta, dia adalah siswa sekolah keguruan yang ada di kotaku pada saat itu, dia cantik, manis dan bertubuh mungil dengan kulit putih. Dasar nasibku lagi mujur tidak lama dia pindah kost kerumahku jadi mudah bagiku tuk lebih jauh mengenalnya.

Ternyata orangnya supel dan pandai bergaul, aku tambah keberanian tuk pernyataan perasaan hatiku, lagi-lagi aku membayar dia menerima pernyataanku, ukh bahagianya aku.

Suatu hari aku ada acara keluar kota, iseng aku mengajaknya pergi, kenyataan dia menyambut ajakanku. Sepanjang jalan menuju luar kota kami ngobrol sambil bercanda mesra, kadang-kadang tanganku iseng pura –pura tak disengaja terlupakan pahanya mulanya dia menepis tanganku tapi lama kelamaan Membiarkan tanganku yang iseng mengelus pahanya yang putih dan gempal, aku memberanikan diri mengelus- elus pahanya sampai kepangkal pahanya. Dia tetap diam bahkan seperti menikmati elusan tanganku.

Aku tarik tanganku dari rok hitamya, bertanya apa yang bisa aku lakukan, yang membukit dibalik baju berwarna pink.mulanya dia menolak, aku coba merayunya bahwa aku ingin mengelus walau hanya saja.

Akhirnya dia mengangguk pelan, langsung aja tanganku menanamkan kebalik bajunya dan mengusap, mengelus bahkan saat kuremas susunya yang mungil dan kenyal dia hanya mendesah dan menyandarkan pesan pada sandaran jok mobil yang kami kendarai.Kupermainkan menempatkan susunya dengan dua jari dia terus mendesah, sambil tetap menyetir aku tarik reslting celanaku dan aku keluarkan penisku yang telah tertegang sejak tadi bak laras tangki baja, aku pegang solusi dan kutarik kearah penisku, saat ini membutuhkan penisku yang besar dan panjang dia tarik kembali mungkin kaget karena baru pertama kali.

Dengan sedikit basi kembali kutarik seksual tuk penjara penisku akhinya dia menyerah kemudian mulai mengelus penisku perlahan.

“Ang, punyamu besar sekali hampir sebanyak muka tanganku” katanya 
“Hmm, susumu dan kenyal sekali” kataku sambil menikmati elusan pembangkit pada penisku

Tak lama kami sampai di kota tujuan, langsung aku cari tempat untuk menginap setelah tuk belanjaan di kota itu.

Malam kami ngobrol diperanda depan kamar tempat kami menginap sambil nonton tv, kami duduk berdampingan saja kali tanganku bergerilnya ditubuhnya kenyataan dia dibalik baju tidurnya hanya untuk cd cd tanganku bisa bebas meremas remas susunya dan mempermainkan putingnya.

“Akh, Ang jangan terlalu keras” katanya kala kuremas dengan rasa gemas. 
“Maaf, habis susumu kenyal sekali“ kataku 
“Iya, tapi sakit” katanya 
“Iya pelan deh, kita pindah ke yuk“ kataku berbisik bayar dan mengangguk perlahan.

Dari sisi peluk dia dari belakang, kuciumi tengkuknya yang putih dengan penuh nafsu dia bergelinjang kegelian sedangkan kedua tanganku bergerilya pada tubuh. 
“Akh, Ang ……… ..shhhhhhhh“ kata mendesah

Tanganku mulai membuka kancing bajunya satu persatu dan kulepas bajunya hanya tinggal cd nya yang berwarna hitam.Kukulum bibirnya, dia membalas kulumanku dengan penuh gairah.Tangannya mengusap-usap penisku sesekali sesamarnya menyebut aku rasa nikmat yang tak terhingga.

“Ukh, … teruskan yang” kataku 
” Ikh besar sekali, panjang lagi” katanya. 
“Ssssst,” kataku sambil mengulum putting susunya yang makin menegang, tanganku kupergunakan untuk menurunkan cdnya .Kuusap perlahan gundukan daging empuk yang ditumbuhi bulu – bulu hitam halus, dia menggelinjang kegelian dan kulanjutkan dengan menggelitik belahan hangat memeknya terasa.

“Akh,… .teruskan pelan pelan” kata sambil meremas penisku.Kemudian aku menurunka kulumanku pada susunya ke pusarnya, dia mengangkat pinggangnya keenakan kuteruskan ciumanku pada memeknya dan menegang saat lidahku yang kasar menjilati memeknya yang merah merekah. Dia mengimbangi Permainan lidahku dengan menggoyangkan lipulnya bibirnya tak mendesah henti-henti.

“Sekarang giliranmu sayang” kataku harga sambil menyodorkan penisku kemulutnya. Kepiting tapi pasti dia mulai menciumi batang kemaluanku yang sejak tadi menegang, saat dia mulai mengulum penisku terbang rasanya sambilan nikmat.

Setelah itu kutelentangkan kekasihku yang putih, susunya yang mungil menggunung dengan memeknya yang merah merekah dibalik bulu-bulu hitam halus. Parah – seluas aku menaikinya, kugosok-gosokkan penisku pada belahan memeknya dia meregang sambil mendesah tak karuan perasaan nikmatnya gosokkan penisku.Kemudian kutekan sedikit demi sedikit penisku pada memeknya, naikkan ujungnya keakan agar penisku segera masuk saat memeknya.

“Ayo, akh aaaaaaaakh teruskan sayangku” kata sambil menarik pinggangku 
“Baiklah, wah aku masukkan ya” kataku sambil membuang penisku agar masuk lebih dalam lagi karena aku takut, kesakitan, sempit sekali.

“Aduh .., sakit Ang akh …… ..” katanya 
“Sebentar juga hilang” kataku, penisku keluar masuk memeknya yang terasa basah dan hangat.Rupanya ini pengalaman pertama lakukan karena ada noda darah pada pangkal pahanya.

“Terus… .lebih cepat akh ……… ukh nikmat sekali kontolmu yang” kata-kata berani mungkin karena pengaruh rasa dari luar masuknya penisku yang panjangnya 18 cm, penisku pun mulai merasakan nikmat dari gesekan dengan dinding dalam memeknya.

“Akh …… .terus goyang pinggulmu“ kataku lolos, dan dia menuruti kataku menggoyangkan pinggulnya Tak lama dia mengerang sambil memelukku erat rupanya dia telah mencapai orgasme, dia berbaring lemas dibawaku sementara penisku masih menancap pada memeknya yang terasa basah .Terlihat ada air mata pada ujung kelopak gelap, melihat bahwa saya akan berbisik bahwa saya akan bertanggung jawab atas semua ini.

Barulah dia berubah kembali dan aku mulai kegiatan kembali menaik turunkan penisku dan dia merespon gerakanku dengan semangat. Momen itu berhasil sebanyak 6 kali sampai akhirnya tertidur pulas sampai pagi.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *